08 September 2009

Lebaran Masih Lama

Puasa ohh puasa! Apa yang bisa kita dapatkan dari berpuasa di bulan yang katanya setan di rantai, iblis diborgol dan seluruh staff serta perangkat makhluk-makhluk penggoda kaum bumi-isme dikrangkeng, apakah benar yang namanya godaan itu menemui apes-nya? Mbuh itu relatif. Yang Pasti bulan puasa adalah bulan yang baik untuk sesegera mungkin mendadak Islam.

Apapun itu ambil yang terbaik. Ikhlas adalah jargon yang dihambur-hamburkan sebagai alat motivasi kaum bumi-isme untuk bertahan dari jilatan-jilatan lidah nafsu yang begitu mempesona.

Dan apakah berhasil?

Mbuh
juga, karena ini bukan jumatan dan kultum jadi saya kurang berhak untuk untuk mendadak menjadi motivator keagamaan dadakan. Karena pada dasarnya kunci kesuksesan melaksanakan ibadah puasa ada dalam diri kita dan tuntunan yang dianggap benar menurut keyakinan masing-masing. Benul? (SALAH! Mbuh Karepmu!)

Lalu Bulan Ramadhan menurut Senoaji, apakah itu?

Bulan Ramadhan adalah bulan workshop anti-nafsu dan pengendalian diri yang paling membosankan, tapi menjadi lebih seru jika disisipi kuliah-kuliah renungan tentang menelaah diri. Mempelajari kekurangan dan menambahkan kelebihan. Tentu saja didasarkan kepada kebutuhan untuk memperbaikki diri. Dan apakah itu tercapai? Mbuh juga karena dalam tahap menghargai sebuah proses.

Dan hikmah yang didapat dari bulan Ramadhan?

Adalah kehangatan, kehangatan mengenal sejauh mana keimanan kita. kehangatan bercengkrema dengan pagi dan suara petasan. Kehangatan menikmati malam yang begitu merdu karena begitu banyaknya doa-doa terbaik yang bertebaran dilangit. Kehangatan menjelajahi tiap detik waktu yang ngglinding kemana-mana dengan pemaknaan akan hidup dan nikmatnya hidup.

Dan tidak lupa kehangatan bahwasanya minum itu nikmat, makan itu nikmat ngrokok itu nikmat dan segala yang diberikan oleh-Nya adalah nikmat yang patut disyukuri. Lalu nikmat menikmati hari kemenangan, kehangatan bersua dengan sanak sodara dan merengkuh nikmat kembali ke nol centimeter.

pokoke hangat dan nikmat!

Lalu apa yang Senoaji dapatkan dari merenung?

Nguantuk juee... Kelamaan sih!

6 comments:

itempoeti said...

mosok iki pertamaaaaaaxxx....

itempoeti said...

ternyata memang pertamaaaaxxx...

SolveWithIT said...

kowe ki jelase ra poso...
kok malah mbahas bulan puasa... (doh)

Itik Bali said...

Poso sik sing apik
lebaran beli baju baru
jo lali sungkem yo..

galuharya said...

wakakakkaka ngakak moco komentne itempoeti :))

btw,mugo-mugo bar ditempa sak ulan penuh isok nggawe kabeh awak dewe dadi wong sing luwih apik tinimbang sing uwes-uwes.

bener ora? (salah! mbuh karepmu)---- senoaji mode:ON

novi said...

ngantuk koq posting

Post a Comment

Jan-jan e ngene lho..

KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji
There was an error in this gadget

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!