Showing posts with label The Reads Room. Show all posts
Showing posts with label The Reads Room. Show all posts

07 February 2012

Maka

Aku, kamu, dia dan si lelaki. Semangkuk wedang ronde, kita keroyok berdua. Dia dan si lelaki menatap tajam aku dan kamu. Lalu isyarat ketidaknyamanan keluar dari mulut si lelaki. Sssttt.. Aku tertawa terbahak sekeras mungkin, kamu pun begitu. Si lelaki dan dia melengos membuang muka dan kembali "berdoa" menundukkan kepala, khidmat.

Tak henti-hentinya kamu mencibir kritikus yang berkoar masalah tuntaskan pengangguran. Kamu bilang Tuhanpun malfunction persoalan pengangguran. Manusia itu semakin melebarkan mulutnya seakan-akan dia seorang superhero yang diciptakan sebagai pahlawan.

18 February 2011

The Black Box Revelation

Labels:

The Black Box Revelation garage band yang berasal dari Belgia ini memulai debut karier bermusiknya di tahun 2005 dan mendapat banyak pujian ketika mereka merilis album Set Your Head On Fire dan salah satu singlenya adalah Never Alone / Always Together.

Band yang digawangi duo personil yaitu Jan Paternoster Vokal dan guitar dan drummer Dries Van Dijck ini mampu mengharmonisasikan 2 instrument alat musik saja menjadi musik yah lumayan lah kalo didengerin sehabis sarapan pagi atau kala gowes di tepian sawah. So buat yang suka dengan musik garage please listen to this one. enjoy!

23 May 2010

7 lebih 35 menit pagi

Tubuh gembul, kulit hitam dengan muka kusut dan rambut yang terkondisikan acak-acakan. Seorang bapak datang ke meja ku lalu duduk tanpa menunggu ku persilakan. Matanya tak segera diam mencoba berkompromi dengan otak dan mencari-cari kata tersusun dalam kalimat yang tepat untuk mengutarakan niatnya datang kepadaku.

!0 menit berlalu. Sekarang lidahku pun ikut kelu. Mataku juga tertular penyakit bingung berkompromi dengan otak untuk sebuah kata penutup percakapan kami. Sebatang rokok sebagai penyelamat keadaan itu. Sisa asap yang sarinya sudah tertelan paru-paru, ku lempar keluar sembari melepas nafas panjang.

08 September 2009

Lebaran Masih Lama

Puasa ohh puasa! Apa yang bisa kita dapatkan dari berpuasa di bulan yang katanya setan di rantai, iblis diborgol dan seluruh staff serta perangkat makhluk-makhluk penggoda kaum bumi-isme dikrangkeng, apakah benar yang namanya godaan itu menemui apes-nya? Mbuh itu relatif. Yang Pasti bulan puasa adalah bulan yang baik untuk sesegera mungkin mendadak Islam.

Apapun itu ambil yang terbaik. Ikhlas adalah jargon yang dihambur-hamburkan sebagai alat motivasi kaum bumi-isme untuk bertahan dari jilatan-jilatan lidah nafsu yang begitu mempesona.

Dan apakah berhasil?

Mbuh
juga, karena ini bukan jumatan dan kultum jadi saya kurang berhak untuk untuk mendadak menjadi motivator keagamaan dadakan. Karena pada dasarnya kunci kesuksesan melaksanakan ibadah puasa ada dalam diri kita dan tuntunan yang dianggap benar menurut keyakinan masing-masing. Benul? (SALAH! Mbuh Karepmu!)

Lalu Bulan Ramadhan menurut Senoaji, apakah itu?

Bulan Ramadhan adalah bulan workshop anti-nafsu dan pengendalian diri yang paling membosankan, tapi menjadi lebih seru jika disisipi kuliah-kuliah renungan tentang menelaah diri. Mempelajari kekurangan dan menambahkan kelebihan. Tentu saja didasarkan kepada kebutuhan untuk memperbaikki diri. Dan apakah itu tercapai? Mbuh juga karena dalam tahap menghargai sebuah proses.

Dan hikmah yang didapat dari bulan Ramadhan?

Adalah kehangatan, kehangatan mengenal sejauh mana keimanan kita. kehangatan bercengkrema dengan pagi dan suara petasan. Kehangatan menikmati malam yang begitu merdu karena begitu banyaknya doa-doa terbaik yang bertebaran dilangit. Kehangatan menjelajahi tiap detik waktu yang ngglinding kemana-mana dengan pemaknaan akan hidup dan nikmatnya hidup.

Dan tidak lupa kehangatan bahwasanya minum itu nikmat, makan itu nikmat ngrokok itu nikmat dan segala yang diberikan oleh-Nya adalah nikmat yang patut disyukuri. Lalu nikmat menikmati hari kemenangan, kehangatan bersua dengan sanak sodara dan merengkuh nikmat kembali ke nol centimeter.

pokoke hangat dan nikmat!

Lalu apa yang Senoaji dapatkan dari merenung?

Nguantuk juee... Kelamaan sih!

25 August 2009

Njepat Seri Dua!

Mundur dari peredaran untuk sekedar mencari lagi pancalan yang sebenarnya. Doakan! Kalo tidak, itu pun tidak menjadi soal. Karena aku yakin Tuan punya kesibukkannya sendiri-sendiri. Dan yang lain dan yang lain dan lain sebagainya.



Lebaran selain membahagiakan juga memaksa kemampuan otot dan pikiran saya (kalo kita, terlalu dipukul rata) untuk menambah beban dan berlatih menanggulangi ketatihan! Bukan MDR CCTe jika memang saya sebagai manusia yang diciptakan dengan segala keterbatasan.

Bukanlah saya sebagai manusia yang tidak lain tidak sempurna selayaknya anjing kudisan. yang ada adalah saya sebagai makhluk yang berusaha melengkapi kekurangan. Melengkapi kegoblokkan dan bicara kemenangan setelah direncak oleh nasib! Bangkitkah? Atau tumbang dengan terhormat! MBUH PIKIReN DEWE!

18 August 2009

Njengking!

Dengan perasaan was-was plus cemas plus berharap-harap mbuh! Tekadku bulat ku jejakkan kaki di toko service. Katanya recommended banget! Paling pengertian dan paling yoi dibanding tempat service-service yang lain. Butuh jasa orang lain yang lebih berpengalaman. Lebih dulu tau tentang hardware lepti, dan tektek bengeknya. Yang tentu saja tidak bisa aku tangani sendiri. Tekadku bulat, Lepti ini harus pulih seperti sedia kala.

Selangkangan beberapa menit, seorang pemuda sebayaku menghampiri aku. Seekor etalase, njengking dengan rapinya, sebagai pembatas jelas bahwa antara pembeli dan penjual memang bukan muhrim-nya. Mas-nya si tukang service menatapku tajam. Di elus hidungnya. Diusap kumisnya dan disisir bulu keteknya (kalo yang itu hiperbol dari penulis: aku Red) Hatiku ngebacot: aku datang ke tempat yang tepat, dari tampangnya kelihatan mas-nya si tukang service adalah pendekar kelas paus didunia perservice-san. Maka pertanyaan dan keluhan yang sudah aku siapkan di rumah tadi, ku bariskan rapi ku tata kembali. Biar terstruktur ketika aku curhat kepada mas-nya si tukang service.

Tidak pake muncrat ketika aku begitu bersemangat membeberkan persoalan yang ku hadapi dengan tingkah laku leptiku yang akhir-akhir ini mengalami penurunan performance. Terutama di devisi CD-ROM. Benar adanya CD-ROmku njengking alias bubar fungsi dan kegunaannya. Maka keluhan itu yang ku jelentreehkan kepada mas-mas yang sedari tadi mengernyitkan dahi ketika mendengarkan curhatku.

Diam sejenak..

"Wah mas ini harus diganti!" Kata si tukang service. Buset! Bubur penyet! Aku kira mau di cek dulu. Mau di diagnosa dulu dengan mengetengahkan jurus-jurus dan teknik-teknik diagnosa yang langsung diperagakan didepanku. Tapi benar adanya, mas-nya si tukang service mungkin sudah berpengalaman ribuan tahun lamanya. Sehingga dengan hanya diam dan mengernyitkan dahi, mas-nya si tukang service tahu kebijakan apa yang sesuai dengan keluhanku. Ganti baru! MDR CCTe!

2 Jam Kemudian...

Ku cipok leptiku 3 kali. kalopun leptiku muntah karena cipokkanku, itu ku maklumi. Karena bagaimanapun juga aku belum bisa menyenangkan leptiku. Harga yang di sodorkan mas-nya si tukang service belum bisa aku penuhi. Dan juga caranya yang terlalu ajaib, yang membuat aku gondok panjang kali lebar samadengan diagonal lingkaran.

Jadi leptiku yag cacat sementara ini harus mau mengerti dulu. Maafkan aku leptiku sayang. Kalo dulu kamu biasa ngemah-emah CD atau DVD software, game, update dan bokep! Sekarang kamu harus nrimo dulu, ngemut plesdisk sebagai pengganti asupan nafsumu dengan sesuatu yang baru.

PS : Ai Lop Yu.. Muach Muach!!
Hadoh! Kok ada liur ku *ngikngikngik* udah aku bersihin!
Lenovo Y410 ku is Njengking!

12 August 2009

Terapis Lendir Dan Kemerdekaan Mengunyah Daging Mentah Dan Segenap Jajaran Cecunguk Bumi Republikkan

Angin urung teriak gencatan senjata. Berhembus seporadis, menerbangkan debu goblok yang terjungkal diantara kerikil. Malam kian larut. Rembulan menyapa dari selangkangan langit. Menggaduhkan serombongan awan yang bahenol. Dan sesekali sekepal tanganku, ku tempelengkan keras ke mataku. SIAL! Mata ini tak jua menemui ajalnya, melepas nyawa atas nama lelah dipelataran mimpi para bidadari berpose seksi.

Ku oral sebatang rokok, api lentik menari cantik di ujung serat-serat organik nikotin. Bibir, ku biarkan kering, namun tipis basah oleh liur pagi tadi. Bweh bweh bweh! Daging ayam sarapan masih bercokol. Ku cium. Bauuuu... Lalu, Puusssss!!! Awan-awan kecil seakan bebas blingsatan disatuan udara malam. Menyembul dari ujung pantat wajahku, bibir hitam ini. Thik Thik! Tak lama bangkai tembako menggelinding jauh dan pecah porak poranda ketika menghantam pinggul batu kecil. Bubar!

Pagi ternyata masih mengantri di barisan belakang. Foreplay para penggiat percintaan masih sampai diujung jempol kaki. Cium-cium hangat khas pencari teman kelamin belum juga usai mengkibuli tercinta yang menangis hatinya.

Spa penyembuh kesepian lelaki berhati belang belum juga tutup melayani pijat refleksi kenikmatan. Tubuh-tubuh kaku dan satuan daging-daging mentah baru dimulai pelelangannya. Jauh disana Setidaknya seorang kawan perempuan sedang mengadu nasib dan harga dirinya dengan memanjakkan kelamin lelaki.

Juragan nista sedang sibuk mencabuk hati para pekerjanya. Dipaksa senyum ketika mulut pekerjanya berlumuran lendir nista. Nestapa adalah jalan terbaik untuk bunuh diri.

Dan sekejap ketika aku membayangkan sesosok makhluk bernama pagi. Terngiang lirih deru keluh seorang perempuan yang ditipu oleh jaman. Ceritanya adalah mungkin stereotype isu. Tidak menjual bahkan mudah diberakkan di WC Umum kelas terminalan kumuh! Bagaimana dia harus menghadapi pagi, bangun dengan bekas lendir yang bukan konsumsinya. Rajin mengiris hati ketika harus menelanjangi seorang lelaki dengan otak di kelaminnya...

Tapi mungkinkah ada pintu yang bisa diketuk atas nama hati nurani..
Gak akan mungkin. Dan...



Dan kembali ke waktu yang disediakan untuk aku dan kebengonganku dan sebatang rokok ini betah menindih kemanusiaanku sebagai cecunguk bumi republikan? Rumput sedang murka. Jalinannya dan goyangannya kacau oleh desah pemerkosa. Jadi tidak ada rumput yang bergoyang dengan jawaban jelas untuk pertanyaanku itu. Mati kutu.

21 July 2009

Nyawer!

Mengembalikan jati diri bangsa. Terus ngopo? (terus kenapa?) Sopo sing takon (siapa yang nanya?) Banyak yang lagi keranjingan dengan hilangnya jati diri bangsa. Semoga langgeng dan menang. Sedangkan telekpisi ribut mengeruk untung dengan kejadian Bom Marriot (doa terbaik untuk para korban) Parahnya lagi Cinta fitri Session Ramadhan sudah dikumandangkan. Bahkan sayup-sayup terdengar dari telekpisi punya tetangga. Unjuk gigi kreatifitas pembuat dialog sinetron kembali lagi, kata-kata kasar. Kok gak disekalian Tahu atau Dingklik atau telo sekalian saja yaaa... Biar puas dengernya. Ramadhan yang suci kok dijadikan sisipan promosi to yoooo... do**ol kuadrat! Industri emang yoi.

Disisi lain didunia nyaris antah berantah seorang demang sedang menyelesaikan misinya. Ngoprek Ubuntu Kermic Koala 9.10 yang dinyatakan sah rilisnya sekitar bulan Oktober, nek ra ono alangan (kalo gak ada halangan) <----- Wagumen to yooo WAKAKAKKAKAK!! Sedang Senopati yang ini ribut masalah, kapan dirilisnya Untumu Hermping Hoaxla 9.10 yang rencana akan digagalkan loncingnya saat ini juga. MDR CCT Wakakkakakak!!! Dan buat penyegaran cerita-cerita ringan perlu juga kawan-kawan berkunjung ke blontankpoer.com. situs dengan cerita atau tulisan, bisa ringan bisa juga berat tergantung mood si penulis. Tapi pertanyaannya gugel translet nyampek gak ya ilmunya? Mbuh lah! Sak Karepe Om Gugel! Wakakkakak!!!

DEMIKIAN SECUIL INPO!

***

Dan sebelum kebablasan dengan kekacauan postingan yang jauh dari kemutuan. Maka kesempatan kali ini saya gunakan dengan sebaik-baiknya untuk dodolan jasa (jualan jasa), gremet-gremet nggolek rejeki kang sampun kasebar (cari-cari rejeki yang sudah disebar), Gresek saweran (mengais sidejob).

Nah jangan salah persepsi dulu dengan kata nyawer. Nyawer bukan berarti seperti nyawer yang biasa kita tau. Bawa duit segepok terus nonton dangdut. Kalo penyanyinya cihuihui dengan penampilan brutal dan lagu yang dinyanyikan mampu memutar pinggul 180 drajat. Maka pantas penyanyi tersebut untuk di sawer. Mungkin penjelasanku kurang tepat. Mohon petunjuk untuk koreeksi. Bukan itu, nyawer disini diartikan sebagai sidejob kerja sampingan atau kerjaan dengan durasi waktu to kontrak yang relatif singkat.

Entah dimulai dari siapa dan dipopuliskan oleh siapa yang pasti kata nyawer menjadi kode lucu di dunia audiovisual. Yang bisa diartikan mendapatkan job untuk Shuting manten, Editing video, bikin ilustrasi musik atau gulung kabel saat ada produksi pilem to live stage. Dari seseorang (juragan) yang mengontrak kita hanya untuk waktu tertentu atau momen tertentu atau event tertentu. Selesai kerjaan langsung dapet bayaran. Dan nyawer disini kata seorang teman kuncinya adalah memperbanyak koleksi eh koneksi ke juragan-juragan yang butuh tenaga-tenaga serabutan. Dan susah-susah gampang mencari juragan-juragan tersebut. Tapi ada pendapat bahwa satu juragan pun cukup asal buanter sawerannya. Wakakkakakkakak!!

Walaopun kadangkala ada yang berujar bahwa nyawer atau para pencari saweran seperti saya. Disebut-sebut bermental buruh bukan enterprenuer/pebisnis. Tapi yang jelas apapun kerjaannya minumnya bukan oli. Eh maksudku apapun itu asalkan tidak mengandung unsur SARA dan tidak melanggar Sumpah Pramuka. Kenapa tidak? Idealisme atau prinsip atau apapun itu adalah sebatas skill mengelola hidup. Bukan untuk di penetrasi ke orang yang notabene sama-sama kencing berdiri (untuk cowok). Jadi keberagaman adala Unity, ada yang mental buruh, babu tapi ada juga yang mental juragan pebisnis dan copet. Alangkah Indahnya kalo itu bisa hidup berdampingan. Hmmmmm...

DEMIKIAN SEGEPOK INPO!

***

Ditempat berbeda. Ditiang listrik yang berdiri miring kekanan dengan bau kecing hasil kreasi pipis anjing. Nampak seorang cewek dan cowok sedang asik cipokan. Waduh! Salah frame!. Nampak dua orang lelaki sedang asik pijit2an. Walah! Geser kameranya. Nampak dua orang lelaki sedang sibuk pipis bersama. PLOK! Nampak dua orang lelaki sedang asik ngobrol. Nah ini yang bener. Camera Roll, ennnddd Action!!!

Seseorang : Lha! dari tadi cuman ngemeng wae! Apa yang kamu jual
senoaji : Lha mosok ahh?!
Seseorang : Ahh iya?

Senoaji : Gini mau jualan jasa neh kalo ada yang mau didokumentasi momen2 penting
seperti nikahan, workshop, seminar to presentasi boleh juga menghubungiku, kalo
tempatnya jauh keluar jogja bayarin transportnya itu lebih oke! hehehehehehehe

Seseorang : Begono... tarifnya berapa?
Senoaji : Kalo ngomongin yang itu lebih baik neh add YM ku, neh ditulis dibawah ini...
jejakmungil@yahoo.com
ada kan?

Seseorang : mana?
Senoaji : ini dibawah ini... masak gak kelihatan sih????
Seseorang : gak ada??? sumpah!
Senoaji : Waduh! Lha ilang kemana ya??

Meoooonnnggggg!!!

Senoaji dan Seseorang : BWEHHHH!!!!

16 July 2009

Mengembalikan Jati Diri Bangsa (Bukan kiwot melainkan keyword)

Mengembalikan Jati Diri Bangsa.. Hmmm... Apakah bangsa ini kehilangan jati dirinya? Salah kalo tanya kepada rumput yang bergoyang, mereka (rumput) taunya cuman bagaimana Mengembalikan Pinggul Ike Bang. Jadi kepada siapakah kita harus bertanya tentang bangsa yang sementara ini ngaku kehilangan jati diri.

Jika memang penasaran bisa ditanyakan di Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang ini terus bisa juga ke Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang itu. Kalo belum puas bisa ditanyakan kepada Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang inu.

Kurasa dari berbagai ulasan tentang bagaimana Mengembalikan Jati Diri Bangsa sangatlah jelas didongengkan oleh ketiga artikel tentang Mengembalikan Jati Diri Bangsa tersebut diatas. Lha pertanyaannya sekarang, Sing Takon Sopo? (yang nanya sapa?) Mbuhlah!

Jadi kapan Mengembalikan Jati Diri Bangsa? Apakah sedang disewa? Dan yang menyewa cukup meninggalkan jati dirinya berupa KTP atau SIM. Ataukah memang digondol. Seperti lagunya Mbah Surip Tak Gondol Kemana-mana, Tak Gondol kemana-mana eh salah Tak gendong Kemana-mana, Tak Gendong Kemana-mana, yang berhasil meraup 4,5 Milyar. Hasil dari download RBT dan NSP Tak Gendong. (benar-benar tulisan yang berusaha disambung-sambungkan)

Indonesia dalam kontes. Kontes dalam Indonesia. Budaya populis baru yang mengasyikkan. Semua orang berusaha mencari Jati Diri Bangsa-nya dengan artikel yang mencoba menguatkan opini publik. Tidak hanya sekedar Kontes SEO belaka atau meningkatkan pengunjung sebuah portal berita atau blog tertentu. Melainkan bagaimana opini tersebut bisa dibawa ke ranah dunia maya dan membawa angin baru (bukan segar lho), bacaan baru, khasanah baru. Yang diharapkan mampu memberikan keindahan-keindahan lain didunia maya umumnya dan blog pada khususnya. MDR CCT bahasa opo iku jal? (bahasa apakah itu jal?) mugo2 uduk bahasa khayangan! (moga-moga bukan bahasa khayangan!) BWAKAKAKKAKAK!!!

Jika memang kontes itu adalah bagian dari kehidupan para blogger dan master SEO. Apakah perlu Ngeblog Dengan Hati? Atau cukup dengan Lepti atau PC dan koneksi internet? Mbuhlah Sak karepmu!

Dan jika memang kontes itu berhadiah uang yang lumayan besar. Apakah salah jika para blogger berusaha untuk mendapatkan hadiah itu? Atau apakah mereka (blogger yang ikut kontes) tidak layak disebut sebagai blogger, karena niatnya cumaannn ikut kontesss meluluuuu?

Opiniku, yang menentukan layak dan tidaknya tu sapa? Mbahmu? Mbah Surip? Atau memang sudah ada polisi blogger? Hakim Blogger? Juri Blogger? Senioritas? Seleblog? PREK! kalo memang ada. Menurutku sah-sah saja. Banyak perspektif lain untuk melongoknya. Ada 360 derajat jadi banyak enggel lain yang bisa dicoba. Untuk melihat dari sudut mana seorang blogger me-monetize blog-nya, dirinya dengan media blog. Ataupun menjual sesuatu dengan blog sebagai penjebatan rejeki. Karena memang dirasa mampu dan bisa bertanggungjawab dengan apa yang dijual. Jadi opini saya PREK dengan segala aturan yang hanya dibuat oleh sesama blogger dan membatasi ruang gerak blogger lain.

Menurut saya gak bisa dipungkiri blogger juga butuh duit bung! Butuh eksistensi! Butuh meningkatkan kapasitas, butuh menerima, butuh memberi. Butuh berbagi dan dapat pembagian. Baik Online maupun offline. Yang penting adalah etiket. Etiket yang mana, mbuh juga! Sak karepmu! Yang penting jangan melanggar lampu merah dijalan. WAKAKKAKAKK!!!

Wis ahh (udah ahh) ngunu sik! (gitu sik) Mengko diteruske maneh (nanti diteruskan lagi)

Kok terjemahane nginthil terus yo (kok terjemahannya nginthil eh ngikut terus ya)

Lha mbuh? (lha gak tau?) terus penake piye jal? (terus enaknya gimana jal?)

Sampluk matane ae piye?! (dikepret matanya aja gimana?!)

Ojo! (jangan!)

Kok? (ok?)

Mesakno.. (kasihan..)

Ooo.. (ooo..)

Terus.. (asemik apakah terus juga harus diterjemahkan??)

BWEH!!!

12 July 2009

Stop Dreaming Start Action (keywordkah daripadanya itu?)

Muataku seakan ditikam ujung kereta api. Terbelalak, meregang putus otot lembut yang mengikat bola-bolanya. Satu rangkaian cerita yang dikemas dalam alur mimpi, mendadak datang tanpa memberi pesan lalu jongkok dan cebok setelah letih menghajar hajat. Hajat tentang tengikkkk...nya.. (CUT!)

Woeeeee!!! Sadar! Bukan saat yang tepat berjualan kata-kata yang sok dibikin rumit. Perut lapar otak mandeg setengah. Bibir hanya bisa komat-kamit melafal kata-kata hujat untuk para pengkhianat nasib.

Woeeeee!!! sekali lagi! Saya tegaskan kata-kata yang dirangkai sok rumit tidak lagi duduk ditahta jaman kemerdekaan cocot para pujangga. Sekarang waktunya untuk bicara melalui belati. Melalui uang harga diri. Bahkan jualan sanak dan famili.

Woooeeeee!!! Bukankah sudah saya garis bawahi. Kata-kata yang terkesan berkias tak jelas. Janganlah disuratkan. Siratkan selagi ke-bego-an berdansa dengan nasib-nasib perut lapar ini.

Woeeeeee!!! Dasar bibir kelas pabrik! Apa maksudmu kelas pabrik? Iya bibir yang berujar kata-kata sok rumit, senjata pemancing birahi dan mengerdilkan lamunan. Pabrik pun punya barang seperti itu. Di bungkus sebagai bingkisan untuk mengaburkan makna dan tujuan. Apa maksudmu???? Maksudku adalah matilah kamu, akhiri dengan sebaik mungkin.

***

Bweh! Jangan dibaca beberapa paragraf diatas. Maklum jemariku lagi kenthir (uedan!). Otak juga lagi di defrag, banyak serpihan yang ambrol dari tempat yang seharusnya. Jadi harus dipunguti dicampur lem kanji terus ditempel lagi. Biar urat-urat syarafnya gak bingung kalo pas lagi mikir.

Entah kayaknya akhir-akhir ini agak meredup juga keinginan bersenggama dengan kata-kata. Berduet dengan keypad dan menjilati otak ketika lagi ranum saat menemukan kalimat-kalimat ajaib. Menelanjangi kebebasan bercurah puisi dan sajak. Serta menenggelamkan lamunan dalam nikmatnya bersetubuh dengan perselingkuhan tajuk warta terkini.

Wis ngunu sikik! (gitu dulu ocre) ndak soyo mawut! (biar tidak semakin mawut... eh... kisruh!)


OOO iya blogku yang Stop Dreaming Start Action (sumpah! Mbuh apalah namanya, mau bekling mau keyword yang jelas saya punya maksud tertentu lhoooo) Mendukung sepenuhnya Stop Dreaming Start Action yang ini, Semoga menang sampai tujuan. Dan juga kepada Stop Dreaming Start Action yang itu, semoga bertujuan untuk menang. WAKAKAKAKKAKAKK!!! (asli ngakak!) kok semuanya stop dreaming start action Bweh!

Akhir kata akhir cerita, merujuk pada dendang Obie Mesak:

Malu aku malu pada semut merah yang berbaris didinding, itu baru semut yang baris coba kalo badak yang berbaris didinding (terus malunya kayak apa yaaa??)


Hidup must go on!

Update:
Setelah saya baca sekali lagi... Ini postingan kok gak jelas banget sih maksudnya apaaan??? Ra mudeng babarblas! (gak mudeng ehhh gak jelas sama sekali!) WAKAKAKKAKAKKK!!! Ahhh udah terlanjur, udah banyak blog dengan isi yang memberi pencerahan, sekali-kali au ah gelap!

06 July 2009

STOP DREAMING START BUYING EMPING, bukan kontes motivasi juga bukan kontes jualan diri, tapi murni bakulan. (judule ra nyambung, yo disambung2ke!)

Bweh! Mau gak mau, dan didukung oleh rasa penasaran yang lumayan brutal, yang berkecamuk didalam tempurung dengkul. Akhirnya saya lacurkan kekasih saya untuk digarap di kontes SEO-nya Joko Susilo dengan keyword stop dreaming start action (ini bukan keyword lhooo, prek lah!)

Gak tau seberapa besar harga yang akan dibayar dengan pelacuran keyword tersebut. Tapi yang jelas kekasihku gak masuk dalam 1000 besar Mbah Gugel merk Indonesia (.co.id) BWAHAHAHHAHAHAHHAHH!! MDR CCT Luweh ra nggagas!

Walaupun undah 2 hari ini saya menjadi lelaki paling ganjen. Menawarkan kekasih saya disetiap blog yang saya temui berharap mendapatkan komeng balik. Tapi ternyata tidak yang seperti saya harapkan (buat yang udah komeng, terimakasih banyak). Sepi yuuuuuu... Mau apa dikata lagi, namanya juga usaha, ngetes dan belajar tembak-tembakkan keyword stop dreaming start action. Kalopun nggak ke indek ya berarti ajian RAWA RONTEK saya memang belum mumpuni. Perlu meguru dan berlatih lebih keras lagi. Atau... ngamplopi mbah gugel aja ya... hmmmm...

Stop dreaming start action (sumpah bukan keyword lhooo) jargon yang diluncurkan memang larinya ke arah jualan motivasi. Seperti pak super super super Mario Teguh. Yang dengan kata-kata magisnya mampu menempeleng otak yang kram karena kemandegan motivasi. Dan ketika stop dreaming start acion digemparkan dengan bungkus kontes, seakan menjadi bias. Padahal jika dimaknai lebih dalam arti dari stop deaming start action sangatlah waguuu wakakkakakkakka (ketawa tipe orang kalah dalam kontes, bisanya cuma nyacat)

Sedangkan jualan motivasi saat ini seakan-akan menjadi barang penting dalam sebagian perjalanan hidup kita. Kenapa? Lha mbuh.. pikiren dewe. Karena motivasi tidak harus datang dari para pengecer motivasi. Motivasi seharusnya datang dari dalam hati. Apa yang baik itu yang seharusnya kita lakukan. Atau kah memang kita sudah selayaknya seperti zombie?

Seperti kata yang terpatah mengatakan :

Lebaran sebentar lagi, tiada lengkap tanpa emping yang dijual senoaji

01 July 2009

Pil-Pres (puyer)

Ternyata Bang Toyib gak jadi pulang, lebaran ke empat dia mau langsung hijrah ke Pakistan. Mod**arnya lagi yang nyanyi spontan langsung cari serep leher. *Tepok Jidat* Kok malah cerita gak genah gini???

Sebenarnya saya sedang dalam keadaan hati yang paling cihui hui . Kenapa? Tidur jadi nyenyak, makan bisa nambah, ngopi pake cangkir bukan lagi pake ember, selingkuh gak ada yang protes, apalagi berbuat nista weehhhh leluasa tiada tara. Wis Pokoknya saya lagi sorak sorai bergembira.

Bukan karena pernah dicipok angsa atau digosipkan ikut-ikutan kontes stop ngimpi start menu terus shutdown atau rame-rame bakar kambing, bukan itu juga. Tapi tidak bukan dan tidak lain, adalah modem USB HSDPA ZTE MF622 dengan koneksi M2, akhirnya mau dan ikhlas dijodohkan dengan Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope , a. k . a. bisa konek.

Persoalan modem USB HSDPA ZTE MF622 bisa konek dengan Ubuntu 9.04 . Secara teknis sudah dijlentrehkan dengan ciamik oleh Ki Demang Joglo Abang .

Bukannya saya tidak mau mendongeng tentang indahnya sebuah kemandekan , ke-Ubuntu-an ketika birahi otak tiba-tiba mandul karena tidak menemukan jawaban, bagaimana modem USB HSDPA ZTE MF622 ku bisa nepsong abis melihat kebahenolan Ubuntu 9.04 dengan fitur-fitur barunya yang menawan itu. Tapi karena memang saya bingung bagaimana menulis sebuah tutorial ngekek iblis

Jadi apa yang sudah didongengkan oleh Ki Demang Joglo Abang adalah nyata adanya. Jadi PERCAYALAH! PERCAYALAH! PERCAYALAH!! Ra percoyo kuwalat BWAKAKAKKAKAKAK!!! .

Pokoknya saya haturkan terimakasih kepada Ki Demang Joglo Abang , yang telah mengkawinkan modem saya dengan Ubuntu 9.04 . Dengan maskawin sebilah sangkur karatan. Dibayar! Nanti!!. SAHHH!!! *Ngekek sik* .

Dan juga kepada Kang Ciwir saya ucapkan selamat. Atas kelahiran anaknya Rama Maheswara Az-Zahirul Haq . Semoga menjadi anak yang selalu bisa menjadi tumpuan harapan, cita-cita, cipta dan cinta. Baik bagi orang tua-nya maupun bumi dan segala keindahannya.

Orang Bijak pernah bergosip "Banyak-banyak lah makan asam garam, niscaya aneh rasanya".

Dan orang pintar berkata "Sekarang saya jadi bodoh karena kepintaran saya hanya untuk menolak angin"

26 June 2009

Sinau

Memang sebuah pelajaran berharga bisa dimulai dari fatal error. Seperti ketika senoaji pacaran lagi bermigrasi dari mesin wordpress 2.7 ke wordpress 2.8. Bagi saya itu bagaikan punuk merindukan Unta. Kok iso/Kok bisa?

Yah, apa yang saya alami adalah sebuah ke-stupid funky-an . Yang mengakibatkan FATAL ERROR bukan lagi Code Is Poetry Kenapa? Disamping faktor penasaran dan nekad yang tidak didukung oleh keinginan untuk membaca FAQ ataupun petunjuk atau primbon yang tepat serta menentukan tanggal yang baik serta tidak banyak berkonsultasi berbuah hasil pada terjadinya kegiatan yang membuat pening kepala dan tepok jidat 4 kali. Juga sifat dasar saya yang ke-susu atau tergesa-gesa. Asal klik asal next dan asal-asalan yang lain. Maka yang terjadi adalah Update mesin wordpress untuk pertama kali, gagal total. WAKAKKAKAKAKAK!!! MDR CCT!

Posting kok mbulet! Jadi begini ketika saya menemukan pacar baru dengan kecantikkan dan kesemokkan yang luar biasa. Peleburan antara Wiwid Gunawan dan Aura Kasih akhirnya saya mulai untuk stop dreaming start action .

Membuka kembali lemari hasrat mengoprek dan mencoba sesuatu yang baru dan meng-asik-kan. Ketika pacar baru meng-asese saya untuk bergabung di Joglo Abang Community . Untuk belajar menuliskan dan membagikan sesuatu yang saya tau dan saya kuasai dan apa yang dititipkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Untuk bisa dibaca, dibagikan dan dipelajari ataupun untuk dicacat. Kepada siapapun atau apapun dan dimanapun. Tentang pedesaan dan apa yang sedang berkembang disana. (sedang berusaha dan belajar nih!). Nah karena mesin blognya menggunakan daripada tidak adalah wordpress. Maka saya mendapatkan mainan baru . wekekekeekekekek!!! Ngoprek Wordpress

Berikut kegagalan saya yang pertama ketika meng-upgrade mesin wordpress 2.7 ke wordpress 2.8, adalah:
- Tidak mengkroscek koneksi internet apakah sedang stabil atau tidak.
- Percaya bahwa yang otomatis itu adalah otomatis padahal tidak semua yang
otomatis itu yoi. Jadi asal klik dan tidak berdoa (emang perlu?) demi
kelancaran upgrade.
- Ketika saya bekerjasama dengan mesin FTP ( Flakgin untuk Transfer Pa-il )
(File Transfer Protocol), Mozilla Plugin. Untuk
mentransfer folder yang berisi racikan mesin wordpress 2.8 ke folder
subdomain saya di Jogloabang.com.
Saya tidak membaca instruksi dengan baik dan benar a.k.a. fast reading.
Baca judulnya dan cari kesimpulannya atau paragrap terakhir.Kemudian
eksekusi. Asal delete.
- yang terjadi adalah nice post, info yang mantab, bos gan(cuk) config.php ke delete. kalo yang ini MDR CCT .
config.php hilang maka kacaulah mesin worpress-nya.
- Dan yang terakhir adalah tidak mencuci kaki sebelum pipis.

Pendapat saya ilmu itu bisa dikuasai ketika kita tau bahwa kita pernah melakukan kesalahan. Maka stop dreaming start action . Dan action saya adalah FUATAL ERROR. BWEH! Gak jadi soal gak jadi masalah. Walopun memang yang muncul adalah masalah. Tapi kalo kita memang ingin berhasil, maka jadikan masalah itu sebagai materi bahasan baru dalam otak dan hati kita. Lalu temukan solusinya dengan sebaik mungkin menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing (kalo diperlukan) Dan tidak melupakan dukun maya yang sampe sekarang masih saya percaya ke ampuhannya, Mbah Gugel.

Dan juga konsultasikan masalah anda kepada Dr. Hembing teman-teman yang mahir dengan apa yang akan kita pelajari.

catatan: kalo temannya lagi sibuk mending di email aja pertanyaan kita. Kemudian ajak ke tempat netral tanpa muatan politis apapun, seperti warung makan konek dengan internet (kalo diperlukan). Lalu hindari pertanyaan yang beruntun karena pertama bikin males kedua males banget, karena jawaban yang keluar adalah singkat dan nyaris jelas (wakakkakakakak). Terus cari hari yang baik untuk melancarkan pertanyaan yang bertubi-tubi. Dan yang gak kalah pentingnya adalah mandiri, cari tau terlebih dahulu, baru kalo kepepet tanya teman. Maafkan buat teman-teman yang pernah saya repotkan karena tingkat ke-stupid funky-an saya yang turunnya tidak signifikan

Pesan moral (kalo diperlukan) :

raihlah cita-citamu setinggi langit. Kalo langitnya terlalu tinggi ya itu masalahmu.
WAKAKAKKAKAKAKKAK!!!

16 June 2009

Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici Siti Hajar Cici

MOdyar COCOTE!

Maaf jika opening postingan kali ini terkesan sarkasme! Lama berendam dalam permainan baru, akhirnya aku kembali lagi. Tentu saja ingin muntah HOEEKKK!!! Kenapa? Bukan karena sakit perut atau pun sakit maag akut. Tapi muak melihat muka Cici Paramida yang sori maaf sekali lagi, lukanya kok bikin jaringan media orgasme berkali-kali.

Memberitakan sesuatu yang benar-benar tidak kita butuhkan. Bukan sesuatu yang penting dan harus diberitakan. Ataukah ini awal kemandulan media (infotainment) dinegeri ini?

Kurasa bukan persoalan si Cici Paramida itu seleb dan baru menjalin kelamin dengan Ahmad SUU-eb 3 bulan lalu. Dan sekarang terjebak persoalan yang menyeret suaminya ke pasal KDRT! Tapi karena sekali lagi mata hati kemanusiaan kita sedang dikaburkan. Sebelumnya Manohara telah membutakan perhatian kita dengan berita payudaranya yang disilet dengan silet merk malaysia. Dan bodohnya lagi menjadi tren fesyen (tai). Bweh! Ada apa dengan negeri ini? Apakah rela kita dijerumuskan jauh ke hal-hal yang dilebihkan? Kita prihatinpun tetap iklan dan telekpisi serta media lain yang kaya.

Lalu bagaimana dengan nasib Siti Hajar? TKW asal Garut Jawa Barat yang hampir seluruh tubuhnya remuk redam dibantai majikannya selama 34 bulan. Bagaimana dengan nasibnya? Kenapa tidak seheboh Cici Paramida yang jidatnya hanya robek tak selebar uang logam cepek, beritanya bisa seheboh itu. Hampir setiap setasiun telekpisi mengumandangkannya bak pahlawan yang sukses berak dinegeri lawan. Buset! Apakah ini persoalan siapa dan apakah dia? Dan mampukah siapa atau apakah itu menghasilkan timbunan rupiah? PREK SUU!! Kalo memang itu yang ada dibenak kemanusiaan kita.

Siti Hajar boleh dibilang satu dari sekian berita luka para pahlawan devisa negeri ini. Masih banyak cerita-cerita seperti itu yang terbenam di loker-loker keluhan pemerintah negeri ini dan kantong-kantong para penggiat kucuran dana. Lalu dimanakah suara kita, apakah ini akan kita biarkan? Atau setidaknya kita sedikit tau fungsi dari jejaring media adalah menggemborkan isu kemanusiaan. Ingat kasus bu Prita Mulyasari ketika jaringan berbicara (rakyat bersatu) pemerintah pun akhirnya angkat pantat dari kursinya dan pidato kemana-mana. Setidaknya Apakah isu kekerasan terhadap para pahlawan devisa negeri ini akan menjadi bagian dari status kalian di jejaring pesbuk? Atau milih diam? Itu pilihan semoga diam itu terkandung kabar untuk Langit dan Penguasa.

BUBARKAN INFO-TAI-MENT!

09 June 2009

!!!

Perusahaan yang patut diduga telah menipu kami ribuan konsumennya malah ingin menyita harta benda milik konsumennya. Apa kira-kira pendapat pembaca terhadap perusahaan Sinar Mas Group ini.

Kutipan diatas saya cuplik dari sini.

Dari kutipan tersebut dan isi curhat Khoe Seng Seng, akan menjelaskan secara gamblang bagaimana beliau dipermainkan oleh pelaku bisnis. Dan sekali lagi, prinsip hukum negeri ini, yang menggelinjang disodomi oleh kebebalannya sendiri. Terulang lagi.

Kasus Khoe Seng Seng tidak jauh berbeda dengan kasus Ibu Prita Mulyasari. Dimana suara konsumen yang tidak terpuaskan dengan pelayanan pelaku bisnis. Kemudian komplain melalui media, berakhir menjadi tersangka. Atas tuduhan pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan dan lain sebagianya bentuk-bentuk kekonyolan hukum negeri ini.

Tidak puas dengan bantahan ini Sinar Mas Group kemudian melaporkan saya ke MABES POLRI dengan dakwaan penghinaan, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Saya dipanggil langsung sebagai TERSANGKA bukan saksi terlebih dahulu. Azas praduga tak bersalah tidak berlaku disini.


Langsung berstatus tersangka. Praduga tak bersalah yang menjadi hak hukum sebagai warga negara. Dikesampingkan oleh penegak hukum itu sendiri. Apa yang sebenarnya terjadi? Lalu dimanakah keadilan itu. Apa sudah diparas menor lalu dilacurkan dimeja hijau, di ruang-ruang pengadilan negeri ini?

Lalu dimanakah negara dengan serentetan tatanan aturan undang-undang yang menjamin hukum serta rasa aman warganya? Apakah sudah dikuburkan jauh ke dalam liang kebobrokkan aparaturnya?

Apakah benar kita sebagai konsumen harus dibungkam, diancam bahkan mungkin dihabisi? Sedangkan kita sudah memenuhi kewajiban sebagai konsumen untuk mendapatkan hak yang selayaknya. Sewajarnya jikalo kita dirugikan, adalah hak kita untuk mengajukan komplain. Dengan harapan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

Sama halnya jika pelaku bisnis dirugikan oleh konsumen, jelas pelaku bisnis akan mencak-mencak. Tapi akan jauh berbeda jika kekuasaan uang serta relasi ikut dimainkan. Jadi pada dasarnya kekuatan hukum kita sama. Dan seharusnya tidak ada perbedaan dimata hukum.

DUKUNG dan SUARAKAN

***

PREQ : Bweh! kembalikan duitku!

SYU : Lho kok bisa??

PREQ : Aku ngeluarin duit untuk mbayar kambing yang montok-montok, kenapa kambing
cacingan yang kamu beri!!

SYU : Mosok ahh?? Becanda ya... Pasti becanda kan?? Iya jelas kamu lagi becanda..

PREQ : Apa pantatku kelihatan becanda???

SYU : Udah dehhh... lagian kambing yang kau minta udah kau dapatkan, gak usah sok
komplain gitu, nanti aku kenakan pasal perbuatan yang tidak menyenangkan
baru tau rasa kau.

PREQ : PRETTTT!!!!

SYU : BUSET!

PREQ : MAKAN TUH KENTUT! ITU BARU PERBUATAN YANG TIDAK MENYENANGKAN!!!

SYU : @#$%^&*(?>*&^#%!!!

25 May 2009

#@&%$!^*#^&@!!??&%#@...!!!

Bulan bunuh diri dibalik teralis awan. Malam tak urung terlelap. Kian mempesona bersenggama dengan desir angin barat. Mahkluk penghuni malam tergopoh-gopoh berlari, ketika derap kaki membuyarkan kasak-kusuk mereka tentang gelap dan kedahsyatan-kedahsyatannya.

Rintik hujan tak menghalangi derap langkah, tergesa-gesa menembus semak belukar dan pekatnya malam. Menyibak kebun dan pematang sawah. Menapaki jalan setapak. Dan jembatan kecil penghubung dua kebun ketela. Berpayung daun pisang dan langkah dibimbing oleh cahaya senter kecil.

Derap langkah itu kian dipercepat. Tak kala petir melahap sekejap malam. Menyilaukan awan. Dan suaranya memekik membelah kesunyian.

"Buruan gan..."

Rumah loji tua. Dibeberapa sudut, temboknya seakan rapuh termakan waktu. Jendela-jendela besar bukti kemegahan dimasalalu, hanya tinggal mitos. Bercerita sendiri seiring perjalan malam yang silih berganti.

Dari kejauhan derap kaki itu kian mendekat. Sesekali berdecak kretak suara ranting kering terinjak.

"Sssstttt! Pelan-pelan bodoh!"

Tikus wirok berlari membelah ruang tengah. Ubin abu-abu tak nampak lagi kilaunya setelah ditinggal mati oleh pemiliknya 58 tahun yang lalu. Cermin tua nampak melamun memantulkan bayangan jendela besar. Bebauan malam teselip diantara lubang-lubangnya. Laba-laba bergeleyut disinggasananya. Menggulung rapi nyamuk yang terjerat jaring-jaring.

"Kamu simpan dimana dia?"
"Dikamar belakang gan.."
"Guoblok! Kenapa harus kamar belakang!!"
"Cari aman gan.."
"Bweh!"

Kemudian kedua orang itu melangkah meninggalkan ruang tengah. Menuju kamar belakang. Senter membantu mereka menemukan lorong penghubung ruang tengah dengan halaman belakang. Lorong itu gelap, dari tempat kedua orang itu berdiri, terlihat dikejauhan temmaram malam menerangi halaman belakang. Dapur kemudian kamar belakang.

"Aduh! Kenapa berhenti?"
"Gan kok perasaan saya tidak enak ya gan ya.."
"Kenapa?! Tumben kamu berperasaan, sekalinya berperasaan malah gak enak!"
"Beneran gan saya tidak bohong!"
"Iya tapi gak usah pake pegang-pegang lenganku! Ihhh lepasin gak tanganmu! Buset! Lepasin gak!!!"
"..."
"LEPASIN!!!"

Samar-samar wajah pintu-pintu kamar terkuak oleh cahaya senter. Pintu-pintu itu masih berada ditempatnya. Menutup rapat rahasia-rahasia yang tersimpan di masing-masing kamar. Rahasia yang takkan pernah terkuak. Tertutup gelap dan bayangannya sendiri.

Langit-langit ruangan tak rapat lagi. Lobang disana sini. Gelap tak menyisakan cahaya untuk menembus kepekatannya. Kini semua terpaku diam tak berbisik. Sesekali decat decit engsel tua jendela kamar menderit oleh semilir angin dari halaman belakang. Berbaur lirih dengan suara

Srekkk.. srekkk....

Tiba-tiba Jangkrik terdiam. Raungannya seakan ditelan pengabnya udara ruangan itu. Dengung sayap-sayap nyamukpun seakan melambat. Pelan kemudian hilang dibalik kusen jendela tua. Cericit tikus yang bergedubrak diatas atap, tak dengar lagi. Semua diam. Hanya desir angin dari halaman belakang. Derit jendela kamar tua. Derik gesekan daun dikebon sebelah. Dan suara lirih itu...

srekkk... srekkkk...

"Gan.. beneran perasaan saya gak enak..."
"Kemariin senternya!"
"Gan.. serius gan... ini.. ini..."
"Ini itu ini itu! Mana senternya! Aduh!"
"Aduh! Gan biar saya saja yang pegang..."
"Udah aku aja! Udah deh gak usah kamu umpetin! Sini! Siiniii.."
"Gak gan biar saya yang peg..."
"Sini! Nah hehehehehehe!"
"..."
"Heh? kenapa kamu?"
"Ini.. gak bener gan..."
"Apanya? Duh! Ni senter kenapa lagi! Tadi gak kamu beliin batere baru ya?"
"GANN!!"
"APA!! Duh! kok meredup gini sih!" PLOK! PLOK!
"Gan..."
"Nahhhh... Nyala deh... apa? Kamu tadi mau ngom...mong..."


Sebuah cermin besar tersemat didinding ujung lorong yang menghubungkan ruang tengah dan halaman belakang. Cermin yang terbingkai ukiran jati tua. Nampak berdebu. Kusam dan sudah termakan umur. Namun tidak menghalangi bayangan yang terpantul di cermin itu. Tiga orang berdiri menghadap tepat didepan cermin tua itu.

23 May 2009

Felicity

"Jalan masih panjang kawan..."
"Mosok ahh..."
"Tengoklah ke depan..."
"Emang ada apa di depan?"
"Ada tanjakkan.."
"Bweh!!!"

Berjuta lembayung senja mendupak siang, terjungkal dan jatuh kelembah horison waktu. Tak lama kemudian satu kompi prajurit malam berduyun-duyun menghunus pusaka rembulan dan menebar ranjau-ranjau untuk para pujangga kesepian, bintang kejora.

Lambat laun gelap pun merintis kembali kekuasaannya. Menebarkan mimpi-mimpi yang di pukul rata, indah tiada tara.

Namun jauh di pelataran bumi. Di sebuah sisi lain, dibawah bebayang pohon-pohon tua. Terdengar suara... Hos.. Hos.. Hos...

Jiyangkrik pun bertanya kepada ciyeleng, "suara apalah gerangan itu kawan celeng?".

Si ciyeleng yang sedang merengkuh pilu, berujar, "mana daku ketehe wahai Jiyangkrik sobatku, apakah bidadari di kayangan sedang bercinta, sedahsyat itu Dengan kaum bumi yang ada di nirvana?!"

Si Jiyangkrikpun tak menau soal itu. Di giyeleng-giyelengkan antenanya. Krik!

Entah bagaimana asal muasalnya suara itu kian serempak dengan suara lain. Paduan suara malam dengan segala kehidupan para mahkluknya, kian meredup, menyimak suara Hos... Hos... Hos...

Paru-paru beradu asbak. Nafas beradu nikotin yang ogah senam SKJ. Bertubrukkan menjadi satu dalam langkah ngosngosan menanjakki tanjakkan itu. Buset! Motorku pun sampai angkat ban untuk kedua kalinya menghadapi hebatnya tanjakkan itu. Kepace tiadatara.

Dan tanjakkan itu mengingatkanku, bahwa jalinan perkawanan alangkah indahnya dan patut untuk diperjuangkan. Seperti usahaku mencari pembeli pin untuk partai buanyakk. Juga belum ketemu jua jalan terbaik membuka pintu rejeki itu. <----- Iklan di Blog kayak gini udah di FATWA HARAM belum yaaaa????

Dan di puncak dimana besi-besi kokoh menjulang ke angkasa menebar gelombang-gelombang maya. Ada keindahan disana, ada senyum ramah. Ada hangatnya canda tanpa sekat, tentu saja udara yang beredar dan yang kita hirup adalah segar adanya. sesegar karokean lewat YouTube. Bweh! kalo yang satu itu alien dari Bojongloapun ngiri.

Dan dari puncak Gunung Kelir berita bahagia itu berkumandang. Lewat media jejaring sosial, seperti KRULP dan mungkin jejaring lainnya. Dan gak luput om Gugel pun menghadiahi halaman pertama urutan pertama, kabar berita bahagia itu.

Hmmm... sorak sorai bergembira digambarkan oleh kawan-kawan terdekat. Untuk sekedar berujar selamat dan menghamburkan doa-doa terbaik mereka. Dari ujung pulo etan sampe ke perempatan pulo Sumatera dan nyebrang ke indahnya Kalimantan dan sejuta pulo lain yang ada di negeri ini.


Fathan Maulana Arrsy Nama yang indah. Selamat kepada Kang Genthokelir untuk kelahiran anak keduanya. Semoga sholeh dan memberikan kebaikkan-kebaikkan untuk orangtua, keluarga, lingkungan sekitar dan bumi Indonesia. Amin


SEKILAS NGINPO:
APAKAH BLOG INI RENTAN HARAM juga?? BWAKAKAKKAKAKAK!!!

21 May 2009

Relaksasi

Ketika PEMILU 1955 di puji oleh berbagai pihak karena pelaksanaan PEMILU LUBER yang benar-benar LUBER. Pejabat pemerintah yang masih menjabat, berkampanye tidak memanfaatkan fasilitas negara. Eeee.. si Jason Karz malah mendaratkan kampanyenya ke para Ulama se-JAWA TENGAH dengan menggunakan pesawat kepresidenan RJ-85. Emblemnya silaturahmi= duduk sila tutur umakmumik (artinya:ngomong sana lobi sini). Mbuh!

Dan 44 jasad yang dipulangkan ke keluarga mereka, dan menambah daftar tangis dan miris. Bagaimana tidak, malapetaka itu datang tanpa pesan. Pesawat yang di akui kekuatannya dan keperkasaannya jatuh di daerah Magetan. Puing-puingnya adalah saksi mati sejarah belati tak terawat tumpul dan karatan para serdadu (Iwan False) Republikkan.

Dan semakin ngebanyol lagi negeri ini. Tatkala negeri ini sedang di kisruh PEMILU. Diharuskan prihatin soal Balita yang dicuci kuah bakso oleh oknum SATPOL sampai tewas atas nama aturan Tata Kota.

Di sudut lain Pelajar mesum gak putus-putusnya mengupas prakarya mereka dalam mengkaryakan batu untuk diterbangkan ke angkasa disertai niat tulus dalam hati, "SEMOGA BOCOR KEPALA MUSUHKU" Bweh!!!

Males juga ngebahasnya, tapi kok ganjel di pantat ya.. Pingin ngeden dan di hamburkan ke udara bebas, laksana kentut kuda.

Disalah satu bilangan di Jakarta. Tepatnya di bentangan jalan disalah satu bilangan di Jakarta, menuju ke arah pertigaan Kalibata. Yang mungkin bisa aku gambarkan adalah Rame, padet, macet penat.

Sempak Sempat terlintas di benak, "jakarta memang surganya parkiran, terbukti semua kendaraan bermotor boleh parkir di tengah jalan, edun tenan". Keren pol, namanya juga ibu kota. Ya harus seperti itu. Harus macet. Kalo gak macet itu namanya kuburan. Kece lagi kece lagi kece lagi. Mbuh terusno dewe!

Lagi asik-asiknya ngiler dan menjilati menikmati kemacetan. Tiba-tiba kengileranku dibuyarkan oleh seonggok tai segerombolan pelajar yang berjubel di bak sebuah truk angkut. Entah mereka mau dijual ke Turki untuk nambah-nambahin pasir di negeri itu atau di tukar keledai Mekkah atau di buang di penggilingan padi. Aku tidak menau soal itu. Yang pasti segerombolan pelajar SMU yang berjubel di bak sebuah truk itu. Mendadak berhamburan dari bak truk, kemudian dengan semena-mena ikut meramaikan PESTA MACET 2009 di bentangan jalan Pasar Minggu.

Walhasil, para pengendara dan pengemudi kendaraan bermotor yang awalnya berdoa agar selamat sampai klimaks tujuan, alias rumah. Mau gak mau doa mereka harus di tambah satu bait lagi, adalah semoga Pelajar SMU itu untuk segera minggat. Tidak lagi menambah daftar wajah-wajah muram nan musam para 9 to 5ners Jakarta. Karena macet yang asik menjadi tidak asik, oleh pelajar SMU yang mesum berlarian di tengah jalan.

Ternyata, aku baru tau kalo itu yang dinamakan tawuran. Duh! Bukannya kompak berternak tepuk pramuka. Ehhh ini malah norak sorak sorai timpuk mereka. Bweh!

Mungkin buat teman-teman di Jakarta, OperaTawur adalah tontonan gratis nan basi tiadatara. Karena bisa ditebak alur cerita dan pemicunya.

Mbok ya o, sekali-kalitawuran pelajar di picu oleh alotnya debat RUU Kerahasiaan Negara. Kalo ada yang sejenis itu salut deh ada upaya sumbang sih ke negeri para Republikkan.
Sengirit-ngiritnya, otak yang bocor dikemudian hari itu, setidaknya pernah difungsikan buat mikir. Sayangkan, bikinnya susah-susah, cuman disemur pake batu dan kawan-kawannya.

Tawuran-tawuran udah tau sakit kok ya dijadikan hobi. kalo mau cari mati, cari deh cara yang lebih jantan, satu lawan satu. Atau apapun yang penting kreatif.

Sukur yang masih hobi tawuran adalah pelajar, kalo sesama mahasiswa beda sekolahan hobi tawur? Itu namanya BUOOOSSSOOOKKK!!!

KESIMPULANNYA:
A - C - I..., Aku Cinta Indonesia, ada itu ada ini ada anu... ada apaappuuunnnn...

Aku cinta... Anda Cinta... buatan Indonesiaaa... oooo... oooo... oooo... Dan layar merah mlengkung-mlengkung itu menutup Apresiasi Film Indonesia di TVRI.

17 May 2009

Amity

"Mending 30 menit si istri bisa orgasme 3 kali ketimbang satu jam tapi si istri merasakan kesakitan karena lubrikasi..."
"oo... begitu ya dok, jadi ini menyangkut persoalan apa dok?"
"teknik bercinta dan otak, ingat bahwa bercinta itu terkait dengan otak kita..."


Sekiranya dialog itu yang bisa aku ingat dalam siaran radio tengah malam. Ntah radio apa yang pasti siaran radio itulah yang mengiringi perjalanan kami menuju Solo. Sebelum pulang ke Joglo Abang.

Disela canda ciwir, suryaden dan Tony, Aku hanya bisa mengamini dengan mata yang berat oleh kantuk yang luar biasa menindih. Corak warna sephia lampu kota kian meredup, disela kelebatan pohon dibalik sutra malam. Menggiringku kembali ke beberapa jam sebelum kaki slonjor di sebuah lesehan di kota Solo.

***

Ponorogo.

Tak bisa aku pungkiri, Ponorogo mempunyai kenyamanan sendiri untuk sekali lagi mendongeng tentang kisah sebuah persahabatan. Tentang cerita ceria sederhana. Tentang kehangatan jalinan perkawanan. Tentang... sik sik..kok critoku marai ngantuk ngene yo??? (artinya:bentar kok ceritaku bikin ngantuk gini ya???)

Setelah judeg berkali-kali karena suryaden pingin tawaf dibeberapa bunderan di kota itu. Akhirnya tempat dimana wejangan dari BLOGGER NASIONAL kaliber Kepres, dibeberkan gamblang, berhasil kami temukan. Sesuai perkiraan, kami datang telambat seper sekian hari. Tapi tidak jadi soal.

Sekitar 1 jam kemudian..

Acara tuntas sudah...

Sore itu kami berformasi lesehan. Bersama teman-teman dari Kota Reyog, Kota Ngawi dan teman dari Magetan.

Ngopi sana ngopi sini. Dan wara-wiri cerita berhamburan disedu manis dalam kajian-kajian ringan, mbacot gak terlalu berat tapi ada beberapa hal yang bisa dijadikan, sesuatu yang berharga menurut keyakinannya masing-masing. Amin.

Sore tergelincir jatuh..(mak tlebuk!) Kaget kali, karena seperkian menit kami sudah berada disebuah kafe. Apa yang terjadi, sekali lagi perang canda terjadi lagi. Gojek tiadatara, pecah berhamburan. Gak ada garis keras diantara kami. Perbedaan hanyalah umur dan jumlah rambut. Semua diblender sedemikian rupa, menjadikan kami bisa lebih mengenal jejaring perkawanan antar sesama pengelola blog.

Yang kita bagi adalah ilmu dan pengalaman, yang kita sebar adalah senyum, yang kita bawa pulang adalah persahabatan. Lalu yang kita dupak?(artinya:Tendang) Mbuh pikiren dewe!


Sekali lagi waktu mulai benthet ndase. pasukkan malam berbondong-bondong menggeser kecerian. Jelas kafenya bisa stresss kalo kita wayangan sampe pagi. So... kami para gentayangan, undur diri untuk menuju peraduan kami.

Tidak lupa kami ucapkan buanyak terimakasih kepada:

denologis Nuwun dab! dafhy yang sudi kami 'perkosa' sebagai penunjuk jalan, azaxs Perkenanlan dewe yo apik (lmao), yekti Nuwun kopinya, rosi Matur nuwun juga, iephe Matur nuwun juga, meylya (lmao), Olips (rock), Ntien (dance). Dan semua teman-teman Kota Reyog, serta Kang Abid, Sang Bayang, dan semua teman-temanKota Ngawi dan teman-teman Magetan yang ikut memporakporandakan dengan keceriaan dan kelakar persahabatannya. Sekali lagi, Kami dari gentayangan sebelum titik dan com mengucapkan buanyak terimakasih.

***

Solo tujuan selanjutnya.

Aku jadi teringat betapa Kang Kang Mahendra ingin menginjakkan kakinya di bumi jogloabang, Tapi karena kesibukkannya dengan urusan para penegak pungutan liar yang di SK-kan. Membuat dirinya belum ketemu jadwal yang pas.

Dan tidak bisa aku pungkiri, betapa keinginanku untuk bisa bersua dengan kawan Kang Xitalho yang mencelat jauh disana. Semakin menggebu tatkala aku bersua dengan kawan-kawan dari Bengawan. Membayangkan ada dirimu kawan rumus mdrcct akan kita bahas sedemikian mdrcct.

Solo, waktu merangkak ke dini hari. Sungguh tak ku sangka tak kuduga. Malam itu menjadi perjumpaan yang liar. Liar tanpa batas kasta, liar dalam melabuhkan guyonan tapi berserat pemikiran-pemikiran ringan dan liar kemana harus meneruskan ke-liar-an yang terputus karena lesehan mau tutup. Tapi semangat untuk menyambung kelakar tiada selesai, disambunglah ke tempat kedua. yang buset juga mau tutup. Bweh!!

Tapi ini yang membuatnya begitu berkesan. Tak mudah terkikis waktu, isu dan juga hal-hal yang berbau ke-wagu-wagu-an yang terstruktur. Intinya adalah satu, jalinan persahabatan. Wis titik!

Terimakasih buat teman-teman bengawan.com, Kang Blontak, Kang Andy MSE, Kang Dony Alfan, dan Kang Panjoel.

Solo menjelang ayam beradu mulut, kami pun pulang ke Jogloabang.

TERUNTUK TEMAN-TEMAN SILUMAN PERTARUNGAN KITA HANYA TERTUNDA SAJA. MASIH BANYAK KAYANGAN YANG SIAP MENJADI AJANG TAWURAN PERSAHABATAN ANTARA GENTAYANGAN DAN SILUMAN. BWAKAKKAKAKAKKAK!!!


Jika ada kesalahan Link dan nama mohon maaf dan mohon koreksi ke saya. Terimakasih.

11 May 2009

Jangan takut kepada gelapnya malam yang temaram benderam tanpa nyepam. Karena ada GENTAYANGAN yang akan bertandang sebelum titik dan com. LMAO

TAWWWWUUUUURRRRRR!!!

Apa yang harus disiapkan??

Satu bungkus kopi hitam plus gula, perlengkapan melempar seperti gedang goreng, sukun goreng, lenthuk, kimpul, pecahan kacang dan sepotong rel kreta api. Jangan lupa juga perlengkapan mandi. Lho apa hubungannya? Gak ada biar lucu aja. WAKAKAKAKK!! LUWEH!

Dan kali ini tawur yang akan digelar bebas di bumi Ponorogo Graha Watoe Dhakon STAIN Ponorogo, Kamis (14/05) pukul 14.00 WIB - selesai dimana a
kuisme Denologis akan menjadi saksi. Tawuran persahabatan antara susunan molekul-molekul halus yang dicampur dengan serpihan senyawa LMAO, maka manghasilkan Bumi Siluman. Yang dimotori oleh Gajah Pesing. Satria berjubah semu ireng Mantan Kyai dan semua penghuni Bumi Siluman yang sengaja dikerahkan untuk melawan kesatuan orgasme kegelapan yang diramu dalam larutan belingsatan, yang menghasilkan gentayangan. Digawangi oleh ciwir de kaum. Dengan kekuatan ilmu candinya dan juga Ki Demang Joglo Abang Yang jelas-jelas mumpuni ilmu sirep serep madep mantebnya.

Sebuah pertempuran yang dinanti kedua belah pihak. Dengan moderasi dari seorang Blogger, seorang aktivis sosial dan budyawan yang sangat ditunggu-tunggu wejangannya tentang blogosper dan seni-seni yang ada didalamnya. Kang Andy MSE si kepruk kepruk kursi.

Jelas-jelas ini Tawuran persahabatan yang ditunggu-tunggu, semoga ini bisa mengendurkan kawat-kawat yang terjalin mlungker di otak kita, menyoal kasus fitnah kelamin yang berakhir pada mati satu mesum seribu. Mbuhlah!

Dan...

Tidak bisa dipungkiri bulan ini bulan panas. Beberapa hari menjelang perjuangan Mahasiswa yang ternodai kasus HAM. Kenapa harus ada BHINNEKA tapi tetap manunggal kekerasan. HIDUPLAH INDONESIA RAYA!!!

Dan keprihatinan bertambah ketika alat pemerintah yang seharusnya bekerja untuk melindungi masyarakat ternyata diselewengkan sebagai alat pemungut liar (dasar pengemis berseragam negeri). Beraninya datang berbondong-bondong, atas nama surat peringatan langsung remukkan. Apa dulu waktu diklat gak diajari teori musyawarah untuk mufakat? Atau lebih ditekankan musyawarah untuk sikat! Gebleg!

Mbuhlah! Penyakit kok gak ada kadaluwarsanya sih! Kapan Republik ini mau sepakat untuk membangun bangsa. Jika taring kekuasaan selalu digunakan untuk meremukkan tulang leher sodaranya sendiri. STOP KEKERASAN! STOP BLOWJOB ISU GAK PENTING!

Lho kok malah mengusik yang gampang terusik sih. Ketimbang meruncingkan kepeningan dan meningkatkan komunitas Pas Riding (piss!). Lebih baik Jalin persaudaraan, naikkan semangat persahabatan, berjejaring sosial dan merubah apapun yang bisa diubah dari hal yang terkecil sekalipun untuk sesuatu yang besar dan lebih baik. Semoga!

Yang pasti tidak ada maksud untuk sarkasme dan membentuk opini tentang agitasi bumi tercinta ini. Ini hanyalah sebuah guyon ala kami. Dan mau diterima atau tidak itu hak para Republikkan sekalian.

Dan yang pasti kami mau bersahabat untuk persahabatan. Mau mencintai damai untuk kedamaian. Dan prek untuk aristokrasi yang jelas-jelas gak penting banget dipertahankan untuk jaman-jaman dimana persatuan dan kesahajaan menjadi lebih bergizi untuk sarapan di keheningan ini.

Dan tidak lupa kami ucapkan selamat dan sukses untuk seluruh panitia penyelenggara dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara


KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!