07 November 2008

Kampus Biru Kuyu, Kusut.

Labels:

Baru saja aku nyalakan laptop, lagi pingin nerusin kerjaan nge-edit film doku pesenan salah satu ormas perempuan di jakarta ini, tau-tau mood itu diremuk redamkan oleh suara gemuruh di luar rumah.

Memang sebelumnya hujan lumayan ngocor deras. cuman selang beberapa menit disusul angin kencang. Dan itu yang menyebabkan atap rumah tetangga terbang bebas, jatuh ke kali. Belum selesai jantungku dibikin empot2an, lampu mati, ponakkan2 teriak2 ketakutan. Sontak aku juga ikut teriak2 nggak jelas, awalnya bete sih. Namun ngeliat raut muka ponakkanku yang notabene menjadi saksi hidup puting beliung di jembatan lempuyangan Jogja. Aku pun memaklumkan situasi itu. Dan angin diluar sana masih pada mengekspresikan diri. Hujan kian lebat. Listrik mati. Aku gak jadi ngedit. Yang terjadi adalah menatap keluar melihat rumah tetanggaku yang tak beratap lagi. Hujan pun reda.
Detikcom heboh, sekurang2nya 4 artikel menulis porakporandanya UGM. Oooo??? ternyata angin yang sekejap itu telah membuat kusut mantan kampusku. Meluncur kesana ahh. Benar juga banyak pohon yang tumbang termasuk 7 cemara yang menjadi icon kampus biru itu. Grha Sabba beberapa pohonnya juga nampak tak seindah kemarin dulu, miring roboh berserakkan. Gelanggang juga namun tidak terlalu parah. Kopma lumayan merasakan kekuatan angin itu, atap bagian depan roboh. Banyak baran2 dagangan yang tercecer dimana2. Intinya ketika esok kita membuka mata dan ingin berjogging ria di UGM, Jangan bete kalo keindahan yang biasa dinikmati di pagi hari untuk sementara libur dulu, karena UGM baru kuyu, kusut dan lesu.

3 comments:

cerita senja said...

ya, begitulah. dan aku adalah calon korban salah satu pohon itu..
seram sekali

Senoaji said...

> ceritasenja: semoga kamu baik2 saja..

yenni said...

Eks komunitas gelanggang dalam sebuah milis berkomentar:
"Ini sih warning dari yang bikin kilat dan angin...makanya jangan suka bikin angin di institusi pendidikan"
"Weh...apa tuh maksudnya?, tanya yang lain.
"Ya peringatan aja buat yang mimpin kampus ini, dulu tanah ini dihibahkan oleh sang Raja kan buat bikin pinter rakyatnya...makanya namanya kampus kerakyatan. Lha sekarang...kok malah jadi sekolahnya anak konglomerat, trus rakyatnya pada bingung mau sekolah dimana, trus kan rakyatnya jadi bodho. Makanya, si empunya beringin jadi marah, kata si Raja, yang ngasih beringin, bilang: 'sini...beringine tak jukuk maneh...Aku ora ikhlas kalo beringinku dijual ke konglomerat-konglomerat itu'. Walhasil...ambruklah beringin-beringin yang selama ini dijadikan simbol 'kekuatan' UGM"

Post a Comment

Jan-jan e ngene lho..

KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji
There was an error in this gadget

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!