24 December 2008

Holiday Si Peramal

Labels:

Ada seseorang yang tidak sengaja kentut dimuka2 umum. Nah karena mungkin belum buang hajat selama 4 hari, kentut itu menuai protes dari muka2 umum itu, dikarenakan baunya yang dahsyat busuknya. Si orang ini sebut saja Holiday tau bahwa jika dia terbukti kentut, maka semua muka2 umum itu akan memberondongnya dengan lontar2 hinaan, cacian, makian dan mungkin tudingan bahwa Holiday telah melakukan tindakkan tidak menyenangkan. Dan tau sendiri di Negeri ini apapun bisa dilafazkan. Bahkan kentutpun bisa jadi perkara yang luar biasa melelahkan. Holiday tau benar dengan resiko yang bakalan menimpanya jika Holiday tidak berbuat sesuatu. Maka holiday berdiri dari kerumunan yang mulai curiga dengan nuansa udara yang mereka hirup, dan dengan cepat, tepat dan lahnat. Lantang berteriak "Ada yang kentut nih! Gila bau comberan. HAyo ngaku! Gak tau aturan!..." Bla bla crett bla bla ccrettt.

rencana Holiday, berhasil menggiring protes muka2 umum ke arah 4 orang yang sedari tadi sibuk dengan buku, PS portable, ikat pinggang dan Handphonenya. Naas benar nasib mereka karena ternyata tudingan Holiday dikuatkan oleh kesaksian seorang peramal yang ntah datangnya darimana. Menegaskan kepada muka2 umum, bahwa menurut ramalannya yang hanya melihat pantat seseorang. Si peramal itu bisa tau siapakah pelakunya sebenarnya. Holiday nyengir mencibir. Akhirnya muka2 umum memuuskan ke empat orang itu harus diproses dikantor polisi, tuduhannya adalah melakukan tindakan tidak menyenangkan. Merugikan muka2 umum baik dari sisi terkontaminasinya hidung dan paru2 mereka. Dan juga dari perkiraan tentang pemrosotan nilai2 keadilan serta demokratisasi yang dijunjung tinggi oleh negeri ini, jika pelaku tidak segera ditindak. Tidak butuh waktu lama, polisi datang dan menggiring ke 4 orang tertuduh ke kantor polisi. Berjam2 ke-4-orang itu menjalani proses BAP. Tentu saja suara dari ke-4-orang itu tidak bergaung lama. protes2 mereka dicatat sebagai tindakkan penyangkalan kesaksiaan dari muka2 umum, Holiday dan si peramal. Karena sempat terjadi keributan kecil ruang intrograsi, antara salah seorang dari ke-4-orang tertuduh itu dengan Holiday yang selalu berkoar, merekalah pelakunya. Akhirnya polisi memutuskan untuk melakukan penggeledahan. Dan penggeledahan tersebut difokuskan pada pantat2 ke-4-orang tersebut. Menurut seorang ahli yang sengaja didatangan dari ruang sebelah ruang inrograsi. Bahwa pokok persoalan dan untuk menjawab misteri kasus ini, maka sumber dari persoalan ini harus digali lebih dalam. Yaitu pantat. karena menurut buku, pantatlah yang selalu menimbulkan kentut berserta bau tak sedap serta suara yang tak nyaman ditelinga. Polisipun mengangguk paham. Namun dikarenakan oleh satu dan lain hal, maka polisi menunjuk Holiday dan si peramal untuk melakukan penggeledahan tersebut. Holiday dengan sigap menjawab, "SIAP PAK!". Si peramal diam terpaku, dengan keringat sebesar cobek menggelinding di jidatnya.[MAAF PROSES PENGGELEDAHAN INI TELAH MELEWATI UJI KELAYAKAN PUBLIK< SENSOR BERDASARKAN ATURAN SEADANYA TELAH DILAKSANAKAN. MAKA DIPUTUSKAN UNTUK TIDAK MENAYANGKAN BAGIAN INI, DIKARENAKAN AKAN MENIMBULKAN KEANEHAN DAN GEJOLAK SOSIAL YANG AKAN DIKEMUDIAN HARI BISA MEMECAH BELAH.......].
Dan begitulah proses penyeledikan masih berlangsung. Namun itu tak menjadi soal, karena yang paling penting buat Holiday, dia selamat dari jeratan tudingan 'pantat gak punya aturan'. "HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.... Bodohnya mereka bisa aku kibuli, HAHAHAHAHAHA!" Holiday terbahak. Si peramal dengan muka sendunya, cuma bisa nyengir. "Kamu kenapa dari kemarin diam begitu, kita impas. Dari dulu aku tau kamu tidak pernah berhasil menyingkirkan ke-4-orang itu, karena buatmu mereka terlalu bikin risi...hahahahahaha". kembali holiday tertawa. Holiday tidak menyadari. Segumpal kentut bergerak perlahan namun pasti menuju kearah mulut Holiday yang menganga tertawa lebar. Dan... HUEeeeeekkkkkkk!!! segumpal kentut itu masuk bersamaan ketika Holiday mencoba menarik nafas untuk menambah kekuatan tertawanya. Sekejap wajah Holiday menghijau, matanya berair dan mulutnya kaku tercekat. Otot lehernya tegang. dan matanya terjulur keluar. Dengan suara parau terpatah2 Holiday "GILA LU...". Holiday jatuh terkapar ke lantai. Dan si peramal, berjalan menuju kamar mandi. Dengan senyum simpul didepan kaca, si peramal membuka topengnya yang sengaja dia pesan dari agen khusus pembuat kulit palsu. Dan dari pantulan cermin itu, terlihat wajah asli si peramal. Tidak ada hidung, tidak ada alis mata, tidak ada dagu, tidak ada jidat, bahkan kupingpun tak ada. Hanya ada mata, dua gumpal daging dikanan kiri wajah si peramal. Dan mulutnya yang vertikal membelah dua gumpal daging itu. Ttuutttt!!!

1 comments:

suryaden said...

sampe kuning tuh mukanya si Holiday,
yang tadinya ungu kemerahan,
sumpret kena kentut bisa pingsan,
maklum peramalnya memiliki 4 lesung pipit...
mukanya ada lesung pipitnya...
untuk bukan letung pipis...
hahahahahha....

Post a Comment

Jan-jan e ngene lho..

KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji
There was an error in this gadget

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!