15 September 2010

Tegangan Rendah

Labels:

aku ingin mati di keramaian
aku ingin mengendap di selangkangan jaman
dan aku ingin hina di tengah para maniak suci

aku sekedar makhluk bumi
tidak lebih dari cacing meronta di bawah sengat-Nya

aku tak lebih dari seorang biadab
yang dengan cuma-cuma di titip halusnya nyawa

aku bukan lah aku jika tidak rendah di hadap-Mu Gusti
aku tidak lah aku jika bukan si lemah yang rendah di kuasa-Mu

duh Gusti... ingin sekali aku sinergi dengan petunjuk dan aturan-Mu...

kapan kah itu?

8 comments:

marsudiyanto said...

Ikut bertegangan rendah...
Lebih aman!

Antaresa said...

semua manusia itu sama, tapi kita tidak sama dengan-Nya, kita rendah dihadapan-Nya

PRofijo said...

sok, nek wes ra ngompolan

xitalho said...

Suk nek wis bar sunat...

Yohan Wibisono said...

Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang penyembuhan dan kesehatan di blogku : http://www.TahitianNoniAsia.net, silahkan kunjungi, mudah-mudahan manfaat

anurai said...

hingga saatnya tiba..

ajeng said...

Gak bisa jawab :(

sewa mobil said...

salam kenal ya...

Post a Comment

Jan-jan e ngene lho..

KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji
There was an error in this gadget

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!