20 October 2011

Krik

Kian menjauh dari hingar bingar kota. Menelisik sejenak tentang hura-hura, huru-hara, selubung cerita dan warta yang berterbangan lewat udara.

Ini dunia berjejaring, semua orang bisa terbelit kabel-kabel maya. Entah itu mencekik atau mengurai gelak tawa. Muntah pujian, supremasi pendapat, perang kredibilitas atau cukup bercita-cita menebar dan mengajarkan pengetahuan. Semua menarik, itu candu. Menjemukan tapi asik. Asik lalu mari pipis.


Dan malam kian meransuk, membiaskan awan yang bertengger diubun-ubun langit. Menipisnya udara diparu-paru dan hidung yang tersumpal lendir. Kesempurnaan ini berpoligami membentuk elegi lelah ditepian parit berkawan besi bermotor yang putus kait geriginya.

Ini adalah posting tentang aku, jalanan sepi, lelah dan montor yang pedot rantene.

4 comments:

Fana Doni said...

Itu puisi ya..???

Cantik Mudah said...

Ada kalanya manusia selalu berharap mendapatkan rasa yang indah, namun seringkali hal ini harus dicapai dengan perjuangan

Jambu monyet dan Juwet buah yang termarjinalkan said...

montor? sing bener kan motor #hadew

Jas Pria Online said...

kata2nya bagus yah....

Post a Comment

Jan-jan e ngene lho..

KHILAF ITU INDAH

Jangan pernah takut untuk menulis. Jangan pernah merasa tidak bebas menulis. Jangan pernah merasa tulisanmu itu tidak lebih baik dari tulisan siapapun. Jangan pernah dipenjara oleh ketidakmampuan. Jangan pernah merasa tulisanmu tidak layak. Dan jangan pernah berhenti untuk menulis lebih baik menurut ukuranmu.

Apapun aksara dan kata yang kamu toreh. Kamu telah menulis kalimat indah dalam hidupmu. Kelak menjadi cerita, dongeng atau mitos tentang keberadaanmu, karena kamu menulis.

PREKMATANE!

Tentang

My photo
Aku adalah seekor manusia. Dan Selalu ada saat yang tepat untuk menjadi Raja di Kerajaan sendiri. Senoaji
There was an error in this gadget

Lagi Pipis

Lagi Pipis
ANTRI DONG!!